Mengenal Program-Program di Yamaha Music School

Sebagai salah satu sekolah musik ternama di Indonesia, Yamaha Music School senantiasa menyediakan program yang mendukung proses belajar musik. Sekolah musik ini membuka kelas musik untuk berbagai kalangan usia, mulai dari usia anak-anak hingga usia dewasa. Berikut ini kelas-kelas musik yang diadakan oleh Yamaha Music School yang khusus didesain untuk anak-anak.

  1. Music Fantasy

Kelas ini merupakan kelas yang ditujukan untuk anak-anak berusia 2 tahun, dimana pada usia ini mental dan fisik anak-anak sedang berkembang sangat pesat. Tujuan dari kelas ini yaitu memperkenalkan musik sejak dini kepada anak-anak. Seperti yang Anda ketahui, belajar musik sejak dini melatih kecerdasan berpikir dan kecerdasan emosi anak.

Kelas ini dirancang khusus agar anak-anak memiliki berbagai pengalaman musikal seperti mendengarkan, bernyanyi, dan berirama. Beberapa kegiatan yang ada dalam Music Fantasy yaitu I Love Singing, Joyful Rhythm, Musical Fantasy, Joyful Listening, dan Teacher’s Recital.

 

  1. Music Wonderland

Setelah anak lulus dari Music Fantasy, anak tersebut dapat melanjutkan ke kelas Music Wonderland. Kelas ini ditujukan untuk anak-anak berusia 3 tahun, usia dimana sang anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Selain rasa ingin tahu yang tinggi, anak berusia 3 tahun ini umumnya lebih mudah menyerap segala hal baru yang ada di sekitarnya, termasuk mendengarkan melodi dan irama.

Di dalam kelas ini, seorang anak akan mendapatkan pengalaman pertama berkenalan dengan keyboard, sehingga rasa cinta dan rasa ingin tahu sang anak terhadap keyboard akan meningkat. Kurikulum yang berlaku di kelas Music Wonderland dirancang oleh Yamaha Music Foundation dari Jepang, sehingga anak-anak dapat benar-benar belajar musik. Di dalam kelas ini, anak-anak akan diajar bagaimana cara mendengar, bernyanyi, merasakan irama, dan bermain-main dengan keyboard.

 

  1. Junior Music Course (JMC)

Ketika seorang anak memasuki usia 4 tahun, ia dapat mengikuti kelas JMC. Berbeda dengan Music Fantasy dan Music Wonderland yang masa belajarnya 1 tahun, masa belajar JMC adalah selama dua tahun, mulai dari usia 4 tahun hingga sang anak memasuki usia 5 tahun.

JMC juga memiliki kurikulum yang dirancang oleh Yamaha Music Foundation. Terdapat beberapa keuntungan yang diperoleh anak-anak saat belajar di JMC, yaitu metode pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan fisik dan mental sang anak, proses belajar mengajar yang dilakukan secara berkelompok, partisipasi orang tua di kelas sehingga proses belajar anak dapat lebih optimal, dan penggunaan instrumen electone di kelas yang dapat memudahkan sang anak untuk membedakan suara melodi dan suara harmoni.

 

  1. Junior Step Fundamental Course

Di dalam kelas ini, anak-anak sudah dituntut untuk mempelajari musik yang lebih kompleks lagi. Kelas yang ditujukan untuk anak-anak berusia 6 hingga 8 tahun ini lebih bertujuan agar anak-anak dapat mengembangkan kemampuan dasarnya untuk memainkan tuts.

Selain itu, kelas ini juga bertujuan agar anak-anak terus memiliki semangat dalam bermain musik. Setelah lulus dari kelas ini, anak-anak dapat melanjutkan ke kelas berikutnya, yaitu Junior Electone Course. Untuk anak-anak yang sudah mulai mengembangkan minat musiknya ke instrumen yang lebih spesifik, maka sejak usia 6 tahun mereka sudah bisa mengikuti kelas Piano Course, Violin Course Junior, Drum Course Junior, Vocal Course Junior, Junior Electone Course, atau Junior Guitar Course.

 

  1. Junior Electone Course

Seperti namanya, Junior Electone Course merupakan kelas yang ditujukan khusus untuk anak-anak berusia 9 tahun ke atas yang ingin belajar bermain electone, atau yang ingin bermain electone sebagai hobi. Kelas dengan masa belajar selama 5 tahun ini memiliki beberapa tahapan yang harus diikuti oleh setiap siswanya.

Tahapan ini dimulai dari tahap awal, dimana siswa diberikan pengetahuan awal tentang electone. Setelah tahap awal, siswa akan masuk ke tahap kedua, tahap dimana siswa belajar cara membuat aransemen.

Kemudian, setelah mampu membuat aransemen, siswa akan mengenal apa itu Fake, Ad-lib, dan cara berimprovisasi. Setelah itu, siswa akan masuk ke tahap terakhir yaitu summary.

Seorang siswa yang sudah mengikuti semua tahapan ini akan diberikan kesempatan untuk mengikuti Yamaha Electone Festival. Festival ini merupakan sarana bagi para siswa electone untuk menampilkan performanya dalam bermain electone, serta menerapkan semua pelajarannya ke dalam pertunjukkan electone.

Itulah lima kelas yang disediakan oleh Yamaha Music School untuk anak-anak. Sudah disebutkan sebelumnya bahwa belajar musik sejak dini dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Kecerdasan ini tidak hanya terbatas pada kecerdasan berpikir saja lho, tetapi juga kecerdasan emosi. Walaupun musik memberi dampak yang positif bagi otak sang anak, orang tua harus tetap cerdik memilih genre musik yang memang memberikan dampak positif bagi otak si kecil.

Nah, bagi Anda para orang tua yang ingin memperkenalkan musik sejak dini pada anak-anaknya, yuk ikut belajar di Yamaha Music School. Belajar di Yamaha Music School memberikan banyak manfaat bagi sang anak, dan tentunya membuat sang anak lebih tertarik mempelajari musik.

Baca Artikel Lainnya

0